"You know if the object is left unaffected by external influence, it remains as it is". Jika sebuah benda tidak dipengaruhi oleh pengaruh luar maka benda itu akan tetap (seperti kondisi semula).
" The strongest power moves fast and takes a short time. The stronger the power, the faster the power, and the shorter the time. If the power does not decrease, the speed does not decrease, either". In chapter fourteen entitled the Vacuum, he pointed out that "The faster the speed, the stronger the power. The stronger the power that pushes the object, the faster the speed of the object at move, and the shorter the time spent for covering the distance"."In the wrestling arena, everyone has a force practiced against the other. If one of them retreated, this does not mean that his power disappears, but this retreated power still exists, because without it the second one would not need it to influence the first one"
"The moving object is encountered by an obstruction, and if this forces remains, this moving object retreats in the opposite direction in the same speed practiced by the first object and according to the power of obstruction."
"The circle pulled by two equal forces until it stops in the middle, it is taken for granted that each forces has practiced an action that obstructs the other"
Istilah kecepatan dan kelajuan sudah sangat familiar dalam masyarakat. Bahkan penggunaan kedua istilah ini terkadang salah. Contoh "kecepatan motor Andi adalah 100 km/jam". Apakah pernyataan tersebut benar atau salah?
Mari kita kembalikan kepada definisi kecepatan dalam fisika. Kecepatan merupakan perpindahan yang dilakukan oleh suatu benda setiap satuan waktu.
Pada pembahasan mengenai jarak dan perpindahan kita sudah mengenal bahwa perpindahan merupakan besaran vektor (besaran yang dinyatakan dalam besarnya dan juga arahnya) sedangkan waktu merupakan besaran skalar. Besaran vektor jika dibagi dengan besaran skalar akan menghasilkan besaran vektor. Dengan demikian kecepatan merupakan besaran vektor sehingga kecepatan harus dinyatakan besarnya dan juga arahnya.
Maka pernyataan "kecepatan motor Andi adalah 100 km/jam" keliru. Seharunya apabila ingin menyatakan kecepatan pernyataannya adalah " kecepatan motor Andi adalah 100 km/jam ke arah Timur".
Satuan dari kecepatan dalam meter per skon (). Alat pengukur kecepatan dinamakan velocitymeter.
Apa bedanya kecepatan dengan kelajuan?
Kelajuan merupakan besaran skalar jadi hanya memiliki komponen besar saja. Kelajuan ini dapat didefinisikan sebagai besarnya jarak tempuh yang dilakukan benda setiap satuan waktu. Kelajuan ini akan sama dengan besar kecepatan apabila benda bergerak pada lintasan lurus. Alat pengukur kecepatan dinamakan speedometer. Jadi sesungguhnya yang terbaca pada alat ukur yang dipasang pada sepeda motor ataupun mobil adalah kelajuan.
How do we know how long a metre is? And who first decided how we would measure everything? Find out below.
In the 18th century, Europe used a vast range of different measurements. In France alone, there were hundreds of different terms for each type of unit. Some were connected to the human body (thumb, finger, handful, armful, foot, pace), others to transport (donkey-load, load, bag, barrel). The situation was made more complex by the fact that the same word always referred to a range of different values. A foot, for example, corresponded to 20 or so different lengths within the kingdom.
How long is a metre?
In 1790, a year after the start of the French Revolution, a proposal was put in front of the Assembly that existing measures were to be abandoned and attempts made to find a measurement that was the same everywhere. The Assembly then drafted a decree which was aimed at defining the standard metre.
In March 1791, it was decided, on the recommendation of the Academy of Sciences, that a metre should be one ten-millionth of the length of the distance from the equator to the north pole. The term “metre” was first used in 1790, but was not officially adopted until the Law of 1 August 1793.
Measuring the metre
It was then necessary to produce the two prototype standards (metre and kilogram) on to which the measurements would be copied for distribution across France. On 22 June 1799, these two prototypes were deposited in the Archives of the Republic, in the iron safe where they are still kept today.
More than a century and a half after it was finally established in France, the metric system has prevailed and spread across the whole world, although we no longer use the prototypes as the standard to judge our metre-sticks by. Scientists have come up with a much more accurate way of measuring distance – wavelengths and light speed. Since 1983, the metre has been internationally defined as the distance travelled by light in a vacuum during a time interval of 1/ 299 792 458 of a second.
When it all goes wrong
Even though its use seems to be standard, errors can still happen:
In 1983 a Boeing 767 jet ran out of fuel in mid-flight because of two mistakes in figuring the fuel supply of Air Canada's first aircraft to use metric measurements.
In 1999 NASA lost a $125 million Mars orbiter because one engineering team used metric units while another used US customary units for a calculation.
fisikasma-online: Salah satu besaran pokok yang telah kita kenal adalah panjang. Standar satuan untuk panjang dalam SI adalah meter. Sistem satuan yang didasarkan pada meter sebagai standar pengukuran dinamakan sistem metrik. Beberapa alat ukur panjang yang sering digunakan dalam bidang fisika adalah mistar, mistar geser, dan milimeter skrup.
Sejarah Satuan Panjang
Asal - usul meter ini dimulai sekitar abad ke-18. Pada tanggal 8 Mei 1790, The French National Assembly (Majelis Nasional Prancis) menetapkan 1 meter sama dengan panjang pendulum yang menempuh setengah periode selama satu detik. Kemudian pada tanggal 30 Maret 1791 The French National Assembly menyetujui usulan the French Academy of Sciences yang menyatakan bahwa 1 meter sama dengan 1/10.000.000 kali jarak sepanjang permukaan bumi dari kutub utara hingga khatulistiwa melalui meridian Paris. Namun, terjadi kesalahan ketika melakukan perhitungan sehingga prototipe lebih pendek 0,2 milimeter karena the flattening of the earth due to its rotation. Walaupun demikian, anggapan ini tetap digunakan sebagai jarak resmi untuk satuan panjang pada waktu itu.
Pada tahun 1795, Dibuat batasan 1 meter temporer dari logam kuningan. Pada tanggal 10 Desember 1799, The French National Assembly menetapkan batasan 1 meter platinum yang dibuat pada 23 Juni 1799 dan disimpan di National Archives, digunakan sebagai standar akhir.
Ketidakpastian dalam pengukuran jarak tersebut menyebabkan Konferensi Umum tentang Berat dan Satuan (General Conference on Weights and Measures - CGPM) digelar untuk pertama kalinya pada tanggal 28 September 1889 dan menentukan 1 meter sebagai jarak antara dua garisan pada batang platinum dengan campuran iridium 10% yang diukur pada suhu titik lebur es (0 derajat Celcius).
6 Oktober 1927, Konferensi CGPM ke-7 menyesuaikan definisi 1 meter untuk jarak, pada suhu 0 derajat Celcius, antara sumbu dari dua garis tengah yan ditandai pada panel prototipe platinum-iridium, panel ini menjadi subjek tekanan atmosfir standar dan dukungan pada dua silinder yang paling sedikit berdiameter 1 cm, simetris ditempatkan pada bidang horizontal pada jarak 571 milimeter dari yang lainnya.
Definisi 1889 meter, berdasarkan prototipe artefak internasional platinum-iridium, digantikan oleh CGPM tahun 1960. Tepatnya pada tanggal 14 Oktober 1960, Konferensi CGPM ke-11 menetapkan 1 meter sama dengan 1.650.763,73 kali panjang gelombang dalam ruang hampa sehubungan dengan transisi antara 2p10 dan tingkat kuantum 5d5 dari atom krypton-86 (Kr-86). (Dari sumber lain ada yang menyebutkan 1 meter sama dengan 1.650.761,73 kali panjang gelombang sinar jingga yang dipancarkan oleh atom-atom gas krypton-86 (Kr-86) di dalam ruang hampa pada suatu loncatan listrik.)
Pada gilirannya, untuk mengurangi ketidakpastian, pada 21 Oktober 1983 Konferensi CGPM ke-17 menetapkan 1 meter sama dengan jarak yang ditempuh kecepatan cahaya (dalam ruang hampa) dalam selang waku 1/299.792.248 sekon. Tahun 2002 Komite Internasional tentang Berat dan Satuan (The International Committee for Weights and Measures - CIPM)menganggap meter menjadi satuan panjang yang tepat dan dengan demikian merekomendasikan definisi yang membatasi "â„“ panjang yang cukup pendek dengan dampak yang diramalkan oleh relativitas umum yang bisa diabaikan untuk ketidakpastian yang realisasi".
Konversi Satuan Panjang
Berikut ini adalah satuan ukuran secara umum yang dapat dikonversi untuk berbagai keperluan sehari-hari yang disusun berdasarkan urutan dari yang terbesar hingga yang terkecil :
km = Kilo Meter
hm = Hekto Meter
dam = Deka Meter
m = Meter
dm = Desi Meter
cm = Centi Meter
mm = Mili Meter
Untuk satuan ukuran panjang konversi dari suatu tingkat menjadi satu tingkat di bawahnya adalah dikalikan dengan 10 sedangkan untuk konversi satu tingkat di atasnya dibagi dengan angka 10. Contoh :
Sumber bacaan: http://jalanan-kehidupan.blogspot.com/2010/07/sejarah-1-meter.html http://en.wikipedia.org/wiki/Length http://physics.nist.gov/cuu/Units/history.html
fisikasma-online.com: Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar istilah panjang, waktu, suhu, dan berat benda. Secara tidak disadari ternyata kita telah belajar mengenai satu bahasan fisika yaitu "Besaran".
Namun, apa sih definisi dari besaran ini? Dari berbagai sumber yang saya baca, definisi dari besaran secara fisika adalah segala sesuatu yang dapat diukur dengan angka eksak dan mempunyai satuan.
Dari sekian banyak besaran yang kita kenal, besaran dibagi ke dalam dua kelompok yaitu besaran pokok dan besaran turunan. Definsi dari besaran pokok adalah besaran yang telah ditentukan terlebih dahulu (satuannya telah ditetapkan) berdasarkan kesepakatan para ahli fisika. Kalau di Indonesia ada istilah "sembilan bahan pokok", dalam fisika juga ternyata ada istilah seperti itu, yaitu "tujuh besaran pokok". Tujuh besaran pokok ini terdiri atas besaran panjang, waktu, massa, arus listrik, jumlah molekul, dan intensitas cahaya.
Selain besaran - besaran pokok yang telah nyatakan di atas, ada juga yang dinamakan dengan turunan. Definisi dari besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari satu atau lebih besaran pokok. Contohnya volume yang diturunkan dari besaran panjang; gaya yang diturunkan dari besaran massa, panjang dan waktu; kecepatan yang diturunkan dari besaran panjang dan waktu. Lebih lengkapnya lihat tabel besaran dan juga satuannya di bagian bawah postingan ini.
Besaran menyatakan sifat dari benda. Sifat ini dinyatakan dalam angka melalui hasil pengukuran. Oleh karena satu besaran berbeda dengan besaran lainnya, maka ditetapkan satuan untuk tiap besaran. Satuan juga menunjukkan bahwa setiap besaran diukur dengan cara berbeda. Agar adanya keseragaman, satuan untuk besaran - besaran fisika didasarkan pada satuan Sistem Internasional (SI). Satuan SI ini diambil dari sistem metrik yang telah digunakan di Perancis setelah revolusi tahun 1789.
Berikut adalah besaran - besaran fisika beserta satuannya:
Lensa cembung memiliki bagian tengah yang lebih tebal daripada bagian tepinya. Sifat dari lensa ini adalah mengumpulkan sinar sehingga disebut juga lensa konvergen.
Dari gambar di atas terlihat bahwa sinar bias mengumpul ke satu titik fokus di belakang lensa. Berbeda dengan cermin yang hanya memiliki satu titik fokus, lensa memiliki dua titik fokus. Titik fokus yang merupakan titik pertemuan sinar-sinar bias disebut fokus utama () disebut juga fokus aktif. Karena pada lensa cembung sinar bias berkumpul di belakang lensa maka letak nya juga di belakang lensa. Sedangkan fokus pasif ()simetris terhadap . Untuk lensa cembung, letak ini berada di depan lensa.
Sinar Istimewa Pada Lensa Cembung
Ada tigatiga sinar istimewa pada lensa cembung.
1. Sinar sejajar sumbu utama dibiaskan melalui titik fokus F.
2. Sinar melalui F dibiaskan sejajar sumbu utama
3. Sinar melalui pusat optik tidak dibiaskan.
Langkah-langkah pembentukan bayangan pada lensa.
1. Lukis dua buah sinar istimewa (agar lebih sederhana gunakan sinar istimewa pada poin 1 dan 3)
2. Sinar selalu datang dari depan lensa dan dibiaskan ke belakang lensa. Perpanjangan sinar-sinar bias ke depan lensa dilukis sebagai garis putus-putus.
3. Perpotongan kedua buah sinar bias yang dilukis pada langkah 1 merupakan letak bayangan. Jika perpotongan didapat dari sinar bias, terjadi bayangan nyata, tetapi jika perpotongan didapat dari perpanjangan sinar bias, bayangan yang dihasilkan adalah maya.
Contoh:
Sifat bayangan: Nyata, terbalik, diperbesar.
Untuk letak benda pada ruangan lainnya anda bisa menggambarnya sendiri dengan memanfaatkan ketiga sinar istimewa yang telah dipaparkan di atas. Begitu juga dalam menentukan sifat bayangannya. Lihat contoh pada animasi di atas.
Selain dengan melukis bayangan , kita juga dapat menentukan sifat bayangan dengan menggunakan metode penomoran ruang berdasarkan aturan Esbach
Dalil Esbach untuk lensa:
Seperti pada pemantulan cahaya, pada pembiasan cahaya juga digunakan dalil Esbach untuk membantu Anda menentukan posisi dan sifat-sifat bayangan yang dibentuk oleh lensa positif. Untuk lensa nomor ruang untuk benda dan nomor ruang untuk bayangan dibedakan. Nomor ruang untuk benda menggunakan angka Romawi (I, II, III, dan IV), sedangkan untuk ruang bayangan menggunakan angka Arab (1, 2, 3 dan 4) seperti pada gambar berikut ini:
Seperti tampak pada gambar 30 untuk ruang benda, ruang I antara pusat optik dan F2, ruang II antara F2 dan 2F2 serta ruang III di sebelah kiri 2F2, sedangkan ruang IV benda (untuk benda maya) ada di belakang lensa. Untuk ruang bayangan, ruang 1 antara pusat optik dan F1, ruang 2 antara F1 dan 2F1 serta ruang 3 di sebelah kanan 2F1, sedangkan ruang 4 (untuk bayangan maya) ada di depan lensa.
Sama seperti pada pemantulan cahaya pada cermin lengkung, posisi bayangan ditentukan dengan menjumlahkan nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan, yakni harus sama dengan lima. Misalnya benda berada di ruang II, maka bayangan ada di ruang 3. Lengkapnya dalil Esbach untuk lensa dapat disimpulkan sebagai berikut.
Dalil Esbach
1.
2.
Jumlah nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan sama dengan lima.
Untuk setiap benda nyata dan tegak:
a.
b.
Semua bayangan yang terletak di belakang lensa bersifat nyata dan terbalik.
Semua bayangan yang terletak di depan lensa bersifat maya dan tegak.
3.
Bila nomor ruang bayangan lebih besar dari nomor ruang benda, maka ukuran bayangan lebih besar dari bendanya dan sebaliknya.
Contoh:
Sebuah benda diletakkan pada jarak 25 cm di depan sebuah lensa positif yang fokus utamanya 10 cm. Tentukan sifat-sifat bayangan yang terbentuk!
Penyelesaian:
Dari data soal dapat disimpulkan bahwa benda diletakkan di ruang III, yakni di suatu titik antara 2F dan dan tak terhingga (lihat gambar 30 di atas). Oleh karena jumlah nomor ruang benda dan nomor ruang bayangan harus lima, berarti bayangan ada di ruang 2 (di belakang lensa). Jadi, sesuai dengan dalil Esbach sifat bayangan adalah nyata dan terbalik (karena di belakang lensa) serta diperkecil (nomor ruang bayangan lebih kecil dibandingkan nomor ruang benda).
Sumber:
Foster, Bob. 2004. Terpadu Fisika SMA untuk Kelas X Semester 2.Jakarta: Erlangga
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Bina Siswa SMA Plus Cisarua Yayasan Darmaloka pada Tahun Pelajaran 2010/2011 memberikan kesempatan melanjutkan sekolah dan asrama gratis kepada para putra/putri daerah untuk siswa/siswi lulusan SMP/MTs yang berprestasi dan berpotensi dengan status dari kategori yang perlu dibantu : Yatim Piatu, Yatim, Piatu dan Keluarga lengkap.
Siswa-siswi yang diterima akan diasramakan dengan sistem pembinaan yang mengutamakan kedisiplinan berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya serta disekolahkan di RSBI SMAN 1 Cisarua Kab. Bandung Barat dengan mendapatkan pelajaran tambahan (plus) di Bina Siswa yang terdiri dari Agribisnis, Kewirausahaan, Akuntansi, Komputer, Bahasa Inggris dan Bahasa Arab, disamping Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ekstrakurikuler.
Pendaftaran dilaksanakan melalui pos dari tanggal 1 Maret s.d. 13 Juni 2010 dialamatkan ke kantor Bina Siswa SMA Plus Cisarua.
Siswa/siswi yang akan dipanggil mengikuti test adalah mereka yang memenuhi persyaratan administratif, dan mereka yang diterima adalah yang lulus test dan lulus Ujian Nasional (UN) sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan panitia PSB.
Seluruh biaya selama mengikuti test (transportasi pulang pergi, penginapan dan makan) disediakan oleh Bina Siswa SMA Plus Cisarua.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi adik-adiku yang sedang mencari sekolah yang GRATIS. Sekolah ini memang ditujukan bagi siswa/siswa yang kurang mampu dalam segi ekonomi tetapi memiliki prestasi dalam bidang akademik serta memiliki keingan kuat untuk bersekolah. Selain proses pendidikan dan fasilitas yang telah dipaparkan di atas, siswa Bina Siswa SMA Plus Cisarua ketika lulus akan mendapatkan Izajah SMA Negeri 1 Cisarua dan juga Ijazah dari Bina Siswa SMA Plus Cisarua. Udah negeri, gratis pula.. Jadi tunggu apalagi! Bagi yang merasa sudah masuk kategori silahkan mendaftarkan diri.
Informasi selengkapnya dapat dilihat di: http://darmaloka.wordpress.com atau boleh juga bertanya melalui email saya: endarphysics@yahoo.com
Oh iya bagi temen-temen alumni Bina Siswa SMA Plus Cisarua yang lain, silahkan menyebarkan informasi ini. Semoga peran kita menjadi jalan bagi kemajuan pendidikan di Jawa Barat. Terima kasih
Motor listrik merupakan sebuah perangkat elektromagnetis yang mengubah energi listrik menjadi energi mekanik. Energi mekanik ini digunakan untuk, misalnya, memutar impeller pompa, fan atau blower, menggerakan kompresor, mengangkat bahan, dll. Motor listrik digunakan juga di rumah (mixer, bor listrik, fan angin) dan di industri. Motor listrik kadangkala disebut “kuda kerja” nya industri sebab diperkirakan bahwa motor-motor menggunakan sekitar 70% beban listrik total di industri.
Mekanisme kerja untuk seluruh jenis motor secara umum sama :
1. Arus listrik dalam medan magnet akan memberikan gaya
2. Jika kawat yang membawa arus dibengkokkan menjadi sebuah lingkaran/loop, maka kedua sisi loop, yaitu pada sudut kanan medan magnet, akan mendapatkan gaya pada arah yang berlawanan.
3. Pasangan gaya menghasilkan tenaga putar/ torque untuk memutar kumparan.
4. Motor-motor memiliki beberapa loop pada dinamonya untuk memberikan tenaga putaran yang lebih seragam dan medan magnetnya dihasilkan oleh susunan elektromagnetik yang disebut kumparan medan.
JENIS MOTOR LISTRIK
Motor DC
Motor arus searah, sebagaimana namanya, menggunakan arus langsung yang tidak langsung/direct-unidirectional. Motor DC digunakan pada penggunaan khusus dimana diperlukan penyalaan torque yang tinggi atau percepatan yang tetap untuk kisaran kecepatan yang luas.
Motor DC yang memiliki tiga komponen utama:
Kutub medan. Secara sederhada digambarkan bahwa interaksi dua kutub magnet akan menyebabkan perputaran pada motor DC. Motor DC memiliki kutub medan yang stasioner dan dinamo yang menggerakan bearing pada ruang diantara kutub medan. Motor DC sederhana memiliki dua kutub medan: kutub utara dan kutub selatan. Garis magnetik energi membesar melintasi bukaan diantara kutub-kutub dari utara ke selatan. Untuk motor yang lebih besar atau lebih komplek terdapat satu atau lebih elektromagnet. Elektromagnet menerima listrik dari sumber daya dari luar sebagai penyedia struktur medan.
Dinamo. Bila arus masuk menuju dinamo, maka arus ini akan menjadi elektromagnet. Dinamo yang berbentuk silinder, dihubungkan ke as penggerak untuk menggerakan beban. Untuk kasus motor DC yang kecil, dinamo berputar dalam medan magnet yang dibentuk oleh kutub-kutub, sampai kutub utara dan selatan magnet berganti lokasi. Jika hal ini terjadi, arusnya berbalik untuk merubah kutub-kutub utara dan selatan dinamo.
Commutator. Komponen ini terutama ditemukan dalam motor DC. Kegunaannya adalah untuk membalikan arah arus listrik dalam dinamo. Commutator juga membantu dalam transmisi arus antara dinamo dan sumber daya.
Keuntungan utama motor DC adalah sebagai pengendali kecepatan, yang tidak mempengaruhi kualitas pasokan daya. Motor ini dapat dikendalikan dengan mengatur:
1. Tegangan dinamo – meningkatkan tegangan dinamo akan meningkatkan kecepatan
2. Arus medan – menurunkan arus medan akan meningkatkan kecepatan.
Motor AC
Motor arus bolak-balik menggunakan arus listrik yang membalikkan arahnya secara teratur pada rentang waktu tertentu. Motor listrik memiliki dua buah bagian dasar listrik: "stator" dan "rotor" . Stator merupakan komponen listrik statis. Rotor merupakan komponen listrik berputar untuk memutar as motor.
Keuntungan utama motor DC terhadap motor AC adalah bahwa kecepatan motor AC lebih sulit dikendalikan. Untuk mengatasi kerugian ini, motor AC dapat dilengkapi dengan penggerak frekuensi variabel untuk meningkatkan kendali kecepatan sekaligus menurunkan dayanya. Motor induksi merupakan motor yang paling populer di industri karena kehandalannya dan lebih mudah perawatannya. Motor induksi AC cukup murah (harganya setengah atau kurang dari harga sebuah motor DC) dan juga memberikan rasio daya terhadap berat yang cukup tinggi (sekitar dua kali motor DC).
Kita juga dapat membuat motor listrik sederhana dengan mengikuti langkah-langkah berikut:
step 1Making the Coil
1. Use an AA size battery to make the coil with 2 long ends.
No. of coils is appoximately 7 coils. (you can trial and error)
2. Scrap away the insulation on the copper wire.
Only remove 1 side of the wire (on both ends), so that it acts like a commutator
3. Bend one side of the coil to act as a turning handle.
step 2Making the holder for the coil
1. Use a single coil sire and twist it into a loop.
make sure the loop is hanging down, to ensure contact between the expose srea of the copper wire.
2. secure 2 loops to the terminals of a power source. (up to you to decide)
I am using aonly a 2V dry fitt battery
step 3Magnet
1. Use a strong Magnet (Alnico) to create the magnetic field.
2. Make sure the coil is near enough to experience the field.
*You can see the coil attracted to the magnet.
3. Turn the handle of the coil to start rotation.
Untuk lebih jelasnya, lihat video berikut ini!
fisika sma online : Belajar fisika, belajar memaknai hidup
Free Fall dalam bahasa kita kenal adalah gerak jatuh bebas. Gerak jatuh bebas??? apakah itu? hmmmmmmm......... kita liat dulu deh ilustrasi berikut ini.
Nah,, perhatikan gambar di atas!!! Disana ada gambar bola kecil dan gajah jatuh dari suatu tempat yang memiliki ketinggian h... Whuuaaahhh..... ga kebayang pas jatohnya gajah,, ckckckck... pasti bikin bumi bergetarrrrasanya.... hehehe..... Eits tapi perhatikan,, pada gambar keduanya tidak ada hal apapun yang mendorong atopun sesuatu yang bikin dia jatoh... Lalu?
Yupz,, kedua benda itu menunjukkan klo dia bergerak dengan jatuh bebas... Why?? Because... kedua benda itu jatuh bebas alias tidak ada suatu benda atau apapun yang memaksa dia jatuh ke bawah selain gaya gravitasi bumi.. Hmmm....... dengan kata lain juga,, benda yang jatuh tanpa diberi kecepatan awal padanya dari suatu ketinggian tertentu dinamakan jatuh bebas. Dia jatuh karena bumi ini memiliki gaya gravitasi yang mampu menarik benda-benda yang ada di seluruh bumi agar tetap berada di permukaan bumi. Makanya kita semua bisa jatoh dan tentunya arahnya menuju pusat bumi (selama masih berada pada medan gravitasi bumi).
Baiklah kawan - kawan, pertama kita akan membahas dulu dari penyebab benda tersebut bergerak.Satu hal yang harus kita perhatikan ketika dalam pembahasan kita adalah kita akan mengabaikan gaya gesek udara. Ya.. tiada tujuan lain..selain biar gampang. Untuk gaya gesek udara yang tidak diabaikan kita akan pelajari nanti.
Kawan - kawan masih inget ngga dengan gerak lurus berubah beraturan... Sebenarnya gerak jatuh bebas ini sama saja dengan prinsip gerak lurus berubah beraturan (GLBB). Hanya saja pada gerak jatuh bebas arah geraknya vertikal (dari atas ke bawah). Karena benda dibiarkan jatuh begitu saja, maka tidak ada kecepatan awal yang bekerja pada benda. Maka, yang mempengaruhi benda bergerak ke bawah adalah karena percepatan gravitasi (g = 9,8 m/s^2). Artinya, dalam satu sekon benda mengalami perubahan kecepatan sebesar 9,8 m/s.
Free fall describes any motion of a body where gravity is the only or dominant force acting upon it, at least initially. Since this definition does not specify velocity, it also applies to objects initially moving upward. Although strictly the definition excludes motion of an object subjected to other forces such as aerodynamic drag, in nontechnical usage falling through an atmosphere without a deployed parachute or lifting device is also referred to as free fall.
Nah karena kecepatan awalnya sama dengan nol,, jadi benda itu termasuk gerak jatuh bebas. Sehingga persamaanya adalah:
apabila kita ingin mengetahui selang waktu benda sampai ke lantai:
Kecepatan benda sesaat sebelum menyentuh lantai:
Kalau masih penasaran coba saja lakukan percobaan sederhana berikut:
Alat yang diperluka:
1. Sebuah buku, penghapus, bola, atau apa saja yang bisa dijatuhkan.. asal jangan piring, gelas, laptop, dsb yang membahayakan.. he he
2. Penggaris (alat ukur panjang)
3. Stopwatch
Langkah Percobaan
1. Ambilah benda yang akan kita jatuhkan (kita ambil contoh penghapus).
2. Tentukan ketinggian dari lantai dimana penghapus itu akan kita jatuhkan.
3. Setelah ketinggiannya ditentukan, jatuhkan penghapus itu dari tempat yang telah ditentukan tadi. Ingat bahwa benda harus jatuh bebas jadi tidak boleh ada dorongan dari tangan kita, biarkan benda itu jatuh dengan bebas)
4. Bersamaan dengan kita menjatuhkan penghapus, nyalakan stopwatch sebagai dimulainya penghitungan waktu.
5. Matikan stopwatch saat penghapus tepat menyentuh lantai. Bacalah hasil pengukuran pada stopwatch tersebut.
6. Bandingkan hasil experiment kita tadi dengan hasil perhitungan dengan rumus. Berikan kesimpulan anda.
7. Supaya lebih yakin lakukanlah percobaan tersebut beberapa kali.
Walaupun percobaan kita sangat sederhana tapi mudah-mudahan menjadi dasar bagi perkembangan ilmu pengetahuan di negera kita. Mulailah dari hal yang kecil. Seorang ilmuwan terkemuka Sir Isaac Newton menemukan Hukum Gravitasi universal terinspirasi dari aple yang jatuh bebas dari pohonya.
Newton himself often told the story that he was inspired to formulate his theory of gravitation by watching the fall of an apple from a tree.
Free Fall Experiment
fisika sma online : Belajar fisika, belajar memaknai hidup
Memahami prinsip-prinsip pengukuran dan melakukan pengukuran besaran fisika secara langsung dan tidak langsung secara cermat, teliti dan obyektif.
Membaca pengukuran alat ukur panjang (jangka sorong) dan menentukan ketelitian hasil pengukuran sesuai alat ukur yang digunakan
Membedakan besaran scalar dan vector serta menjumlah/mengurangkan besaran-besaran vector dengan baerbagai cara.
2
Menjelaskan gejala alam dan keberaturannya dalam cakupan mekanika benda titik, benda tegar, kekekalan energy, elastisitas, impuls, dan momentum.
Menentukan besaran-besaran fisis gerak lurus
Menentukan berbagai besaran dalam hokum Newton dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Menentukan hubungan besaran-besaran fisis yang terkait dengan gaya gravitasi antar planet
Menentukan letak titik berat dari berbagai benda homogeny
Menganalisis hubungan besaran-besaran yang terkait dengan gerak rotasi
Menjelaskan hubungan usaha dengan perubahan energy dalam kehidupan sehari-hari dan menentukan besaran-besaran terkait.
Menjelaskan sifat elastisitas benda dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hokum kekekalan energy mekanik
Menentukan besaran-besaran fisis yang terkait dengan hokum kekekalan momentum
3
Menjelaskan prinsip dan konsep konservasi kalor sifat gas ideal, fluida dan perubahannya yang menyangkut hokum termodinamika serta penerapannya dalam mesin kalor
Menentukan proses perpindahan kalor dan azas Black
Mendeskripsikan azas Bernoulli dalam fluida dan penerapannya
Menjelaskan variable-variabel pada persamaan umum gas ideal
Menjelaskan factor-faktor yang mempengaruhi energy kinetic gas
Menentukan berbagai besaran fisis dalam proses termodinamika pada mesin kalor
4
Menerapkan konsep dan prinsip optic dan gelombang dalam berbagai penyelesaian masalah dan produk teknologi
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan pengamatan menggunakan mikroskop/teropong
Menjelaskan berbagai jenis gelombang elektromagnetik serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari
Menentukan besaran-besaran dan sifat gelombang berjalan
Menjelaskan terjadinya peristiwa interferensi dan difraksi cahaya serta menentukan besaran-besaran yang terkait dengan peristiwa tersebut
Menentukan intensitas dan taraf intensitas dari beberapa sumber bunyi yang identik
Menentukan besaran-besaran yang menimbulkan efek Doppler dan menentukan perubahan akibat efek Doppler tersebut.
5
Menjelaskan konsep dan prinsip kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai masalah dan produk teknologi
Menentukan besaran-besaran yang terkait dengan hokum Coulomb dan medan listrik
Menentukan berbagai factor yang mempengaruhi kapasitas kapasitor keeping sejajar
Menentukan hasil pengukuran kuat arus dan tegangan listrik
Menggunakan hokum Ohm dan hokum Kirchoff untuk menentukan berbagai besaran listrik dalam rangkaian tertutup
Menjelaskan timbulnya medan magnet induksi di sekitar kawat berarus dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya
Menjelaskan timbulnya gaya magner (gaya Lorentz) dan menentukan besaran-besaran yang mempengaruhinya
Menentukan kaitan besaran-besaran fisis pada peristiwa induksi Faraday
Menentukan besaran-besaran fisis pada rangkaian arus bolak-balik yang mengandung resistor, inductor, dan kapasitor
6
Menjelaskan konsep dan prinsip relativitas, teori atom, dan radioaktivitas serta penerapannya.
Membedakan teori-teori atom
Menjelaskan teori kuantum Planck dan kaitannya dengan radiasi benda hitam
Menentukan besaran-besaran fisis pada reaksi inti atom
Menentukan jenis-jenis zat radioaktif dan mengidentifikasi manfaat radiosotop dalam kehidupan
Setelah kita belajar mengenai kinematika dan dinamika partikel (Hukum Newton tentang gerak) mari kita lanjutkan ke pembahasan materi fisika pada semester 2. Menu kita pada semester ini sudah lebih bervariasi jika dibandingkan dengan materi pada semester 1. Coba kita lihat apa saja materi pembahasan fisika pada semester ini!
Pokok Bahasan
Materi Ajar
Suhu dan Kalor
Suhu
Jenis - jenis termometer
Skala pada termometer
Cara menggunakan termometer
Pemuaian zat padat
Pemuaian zat padat yang menguntungkan dan merugikan